Mengenal Bahasa Pemrograman Cobol dan Contoh Programmnya


Cobol Images – Browse 151 Stock Photos, Vectors, and Video | Adobe Stock

Pengertian Bahasa Pemrograman Cobol

Cobol sendiri merupakan singkatan dari Common Business Oriented Language yang merupakan bahasa pemrograman untuk komputer mainframe yang sudah didesain dengan menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa Inggris untuk keperluan bisnis. COBOL sendiri termasuk dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi karena sudah memiliki statement yang mampu menyerupai bahasa manusia sehari-hari yaitu bahasa Inggris (English-like).

Meskipun banyak yang belum mengetahui bahasa pemrograman yang satu ini, masih banyak digunakan secara luas, telah terpasang di komputer-komputer mainframe yang memproses tumpukan data dalam skala besar dan pekerjaan pemrosesan transaksi. Untuk pengembangannya bahasa ini sudah mulai memasuki ke dalam ranah object-oriented sejak tahun 2002.

Sejarah Bahasa Pemrograman Cobol

Jean E. Sammet adalah seorang ilmuwan komputer yang sudah mengembangkan bahasa pemrograman FORMAC, lalu mendesain bahasa Cobol. Dia juga wanita pertama yang menjadi presiden Association for Computing Machinery (ACM).

Jean E. Sammet lahir di New York pada 23 Maret 1928. Dia merupakan penggemar berat dari pelajaran Matematika hingga memperoleh gelar Sarjana dari Mount Holyoke College. Saat melanjutkan studinya di University of Illinois at Urbana-Champaign, Jean E. Sammet pertama kali mengenal komputer. Pada saat itu dia masih belum begitu tertarik. Dia pertama kali mencoba pemrograman saat melakukan kalkulasi menggunakan punch card.

Pada saat dia bergabung dengan Sperry Gyroscope, disitulah karir programmernya dimulai. Setelah itu, dia dan bergabung dengan IBM pada tahun 1961.  Saat Jean bergabung dengan IBM tugas yang harus dijalani ialah mengelola Boston Programming Center.

Fungsi Bahasa Cobol

Sintaks dalam bahasa pemrograman ini telah dibagi menjadi empat (4) division, yaitu sebagai berikut.

  1. Identification division, yang berguna untuk melakukan indentifikasi dalam pembuatan program, tanggal pembuatan, nama program, tanggal kompilasi, dan keterangan lain berkaitan dengan info pembuatan program.
  2. Environment division, berguna sebagai informasi keadaan komputer yang digunakan serta perangkat lainnya yang berkaitan.
  3. Data division, bertujuan untuk mendapatkan informasi yang mengenai format dan jenis dari data apa saja yang dipergunakan dalam program bersangkutan.
  4. Procedure division, berguna dalam memuat prosedur pemrosesan data input yang tampak pada data division untuk dihasilkan output-nya

Kelebihan dan kekurangan Bahasa Cobol

Kelebihan

  1. Bahasa pemrograman yang sintaksnya dapat menangani pemrosesan data yang masif
  2. Merupakan salah satu bahasa tingkat tinggi (high-level) yang utama
  3. Termasuk bahasa yang kompatibel dengan versi bahasa pendahulunya
  4. Apabila ada bug, akan sangat mudah ditangani karena memiliki sistem penampilan pesan error yang efektif
  5. Semua instruksi yang dikodekan ke dalam bahasa Inggris sederhana
  6. Sifatnya terbilang standar sehingga dapat digunakan pada komputer yang berbeda-beda tanpa banyak mengalami perubahan

Kekurangan

  1. Untuk sintaksnya sangat menekankan pada bentuk verbal atau (wordy)
  2. Format dan strukturnya terlihat sangat kaku (rigid)
  3. Tidak dirancang untuk diterapkan pada aplikasi sifatnya matematis dan rumit
  4. Memerlukan banyak waktu dalam melakukan kompilasi program daripada bahasa pemrograman yang lebih mengorientasikan kinerja mesin
  5. Karena kurang populer, dokumentasi yang ada pada bahasa ini pun sudah lama tidak update, sulit mencari informasi yang lengkap mengenai bahasa ini bila hanya mengandalkan search engine di internet
  6. Struktur penulisan programnya kaku dan bertele-tele, serta kurang menekankan sisi matematis

Contoh Program Cobol

Bahasa Pemrograman Cobol

 

Comments

Popular posts from this blog

3 Contoh Flowchart Percabangan beserta programnya

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Mengenal KOTLIN